Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2023

PUISI

SANG PEMUDA AKHIR ZAMAN Karya : Rifda Rumkel & Suci Rahmadani Wahai kau yang menggenggam masa Wahai kau yang memilih lautan kesempatan, di tanganmu yang terkenal oleh duniawi Mengapa dirimu lalai tak berjuang? Nyatanya kini ku tergulung  Bersama emosi yang mendayung Nyatanya ku menatap hingar bingar Yang memandang hanya pada kata Yang tak pernah bertanya Lebam oleh kajayaan yang fana Ada apa dengan negara khatulistiwa kita Apakah tiada lagi hijaunya kalbu di atas sajadah Rotasi kehidupan kita di kuasai oleh materialisasi duniawi Wahai para khalifatullah yang terorganisir oleh halaqah Kapan kau akan berjuang di atas buana ini? Kapan kau akan menyeru tentang kebenaran? Maka nikmat Tuhan manakah yang kau dustakan? Wahai para hamba Allah yang di rahmatinya Bangkitlah hentikan berfoya fiya di atas bumi tercinta Hijrahkanlah tanah ini Hijrahkanlah dengan ukhuwah islamiah Bergegas mengepak ada mu para pemuda syahid Generasi muda bagaimana kan senjata Langkah ini nyata Penuh semangat d...

TEKS ORASI

  ANTI KORUPSI Hai indonesia.... Negara yang bergelimang harta Sumberdaya alam yang melimpah, kau merupakan negara yang di peroleh dengan semangat kebangsaan Penuh air mata dan tetesan darah yang menggumpal Saat itu nyawa seakan barang murah untuk di tukarkan dengan kemerdekaan. Indonesia memang telah merdeka Namun,mengapa udara kemerdekaan hanya dinikmati oleh nyonya dan tuan  Yang tertidur pulas di gedung sana ! Berbalut pakaian rapi, lengkap dasi menjadi kesombongan profesi, Mirisnya negeri ini tergeletak lemah tak berdaya di gerogoti tikus tikus berdasi Sadarilah bangsa ini sedang tertatih tatih melawan degradasi, Jika hal seperti ini terus di biarkan,  Maka bangsa kita akan mengalami perpecahan. Lalu apakah kita sebagai generasi muda hanya duduk berpangku tangan melihat kehancuran bangsa ini? Mari anak muda katakan tidak pada korupsi Jangan hanya sekedar ejaan semata namun buktikan dengan aksi Kitalah generasi muda yang menjadi obat pembasmi Serta garda terdepan untu...

PUISI

Sang Ibu Peradaban Karya : Suci Rahmadani  Seorang gadis kecil menangis haru  Mendengar kisah dari seorang guru  Tentang sosok pejuang sejati  Ia bernama Kartini  Ia berjuang tanpa senjata  Melainkan dengan sebuah pena  Di atas kertas diterangi lentera  Malam-malamnya penuh asa  Untuk apa? Untuk siapa?  Untuk masa depan para kaumnya  Agar wanita juga tahu Cara mengeja kata demi kata  Agar wanita juga tahu  Bahwa lima kali lima sama dengan dua lima  Agar wanita juga punya hak yang sama  Tanpa menyalahi kodratnya  Terhadap kaum pria Dialah pejuang peradaban  Bagi kaum yang sering dianggap lemah dan tak berdaya  Agar lahir menjadi kaum yang mampu melawan kelemahan menjadikannya kekuatan  Melawan kebodohan menerangi masa depan  Seorang gadis kecil bertanya pada gurunya  Lalu apa yang bisa saya lakukan untuk meneruskan perjuangannya?  Sang guru menjawab  Wahai kaum muda  Pu...